Persoalan ini, menurut dia, bukan sekadar soal keselamatan, tetapi juga kebutuhan dapur warga.
Nelayan kecil tidak bisa melaut mencari ikan karena takut diterkam
buaya yang kelaparan.
Pemerintah perlu memberi perlindungan dan solusi yang tepat agar masyarakat tidak dihadapkan pada pilihan antara mencari nafkah dan mempertaruhkan keselamatan,ujarnya.
Baca Juga: Semarak HUT Pemuda Pancasila di Belawan Zulham pun mengimbau warga sementara waktu menghindari aktivitas berisiko di sungai. Seperti mandi, berenang dan mencari ikan di titik titik kemunculan
buaya sebaiknya ditunda.
Para orang tua juga harus menghimbau anak anaknya agar jangan main main dimana yang sangat membahayakan.
juga jangan dibiarkan bermain di perairan yang dinilai rawan. Warga dimintanya tidak mendekati, memberi makan, memancing atau menangkap
buaya sendiri.
Sebagian warga menduga pasang air laut dan kondisi lingkungan membuat buaya merangsek ke bagian hulu sungai. Zulham meminta instansi berwenang mengkaji dugaan itu lebih jauh.
Baca Juga: Bobby Nasution Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin, Minta Jaringan Narkotika di Sumut Diputus Penyebabnya,Zulham menegaskan, tidak boleh disimpulkan tanpa pemeriksaan dan data yang memadai. Dia juga menilai imbauan saja tak cukup. Menurut dia, dibutuhkan langkah cepat, koordinasi lintas instansi dan sistem peringatan bagi warga.
Penanganan buaya pun harus dilakukan petugas yang kompeten dengan tetap menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian satwa liar.
Persoalan ini harus ditangani secara serius, bukan hanya dengan imbauan, pungkasnya.
Baca Juga: Dua Kelompok Pemuda Belawan Hendak Bentrok, Ini Dilakukan Polres Belawan