MATATELINGA, Medsn :Komisi II DPRD Kota Medan menyoroti pelayanan Rumah Sakit Umum (RSU) Wulan Windy terkait dugaan keterlambatan penanganan pasien, termasuk pasien meninggal dunia dan korban kecelakaan tertabrak kereta api.
Persoalan tersebut dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Medan bersama pihak RSU Wulan Windy dan BPJS Kesehatan, Senin (26/10/2026).
Anggota Komisi II DPRD Medan, Janses Simbolon, mengaku kecewa karena pasien yang membutuhkan pertolongan medis diduga harus menunggu lama.Ia mencontohkan korban kecelakaan kereta api yang disebut belum mendapat penanganan memadai hingga sekitar pukul 11.00 WIB, meski kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00–04.00 WIB.
Baca Juga: Robi Barus : Ada Baiknya Penerima Bansos Ikuti Pelatihan Kewirausahaan dan Dapat Akses Permodalan