"Jangan sampai kita baru menyesal ketika generasi muda kita sudah banyak yang menjadi korban. Mereka harus kita selamatkan sejak sekarang. Kalau kita membiarkan narkoba merusak anak-anak bangsa tanpa upaya serius dan bersama-sama, kita sedang mempertaruhkan masa depan negara ini," katanya.**Sumpah Pemuda Harus Diwujudkan dalam Tindakan**
Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, Afandi mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Medan untuk kembali menghayati makna persatuan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga bangsa.
Baca Juga: Pemkab Asahan Peringati Hari Sumpah Pemuda Semangat satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap persoalan yang mengancam kehidupan masyarakat, termasuk peredaran narkoba yang dapat merusak generasi penerus.
Baginya, perjuangan pemuda masa kini tidak cukup hanya melalui prestasi akademik, olahraga, seni, atau kegiatan sosial. Pemuda juga harus memiliki keberanian untuk menolak narkoba, mengajak teman sebaya menjauhi penyalahgunaan narkotika, serta berpartisipasi dalam kegiatan positif yang bermanfaat bagi lingkungan.Ia berharap momentum Sumpah Pemuda menjadi titik penguatan komitmen seluruh pihak untuk menciptakan Kota Medan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman peredaran narkoba.
"Kalau kita benar-benar mencintai bangsa ini, mari kita buktikan dengan menjaga generasi mudanya. Kepolisian harus serius, pemerintah harus hadir, Kepling harus bertanggung jawab, dan masyarakat jangan apatis. Kita harus bersatu melawan narkoba. Jangan sampai masa depan generasi muda kita hancur hanya karena kita terlambat bertindak," pungkas Ahmad Afandi Harahap.
Baca Juga: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kakanim Imigrasi Kelas II TPI Belawan Dorong Generasi Muda Pertahankan Semangat Kebangsaan