"Jadi pengurangan dana ini hanya berpengaruh kepada pemerintah desa dan bukan kepada warga penerima manfaat seperti BLT," terang Tonny Hutapea.
Hal seperti ini terjadi di seluruh Indonesia karena efisiensi anggaran yang bersumber dari pusat. Efisiensi anggaran bertujuan mengurangi atau menyisir alokasi dana agar penggunaannya lebih tepat sasaran dan hemat.
Baca Juga: Penyuluh Pertanian Kejar Perbaikan Data Petani "Kita menjelaskan hal ini kepada masyarakat agar masyarakat paham bahwa terjadi pengurangan anggaran," ungkap Tonny Hutapea mengakhiri.