MATATELINGA, Asahan: Opersi Palm Toba 2018 yang di gelar Polda Sumatera Utara dan jajarannya beberapa waktu lalu bertujuan untuk penanggulangan pelanggaran hukum terhadap perkebunan dan pengolahan sawit serta olahannya yang berupa CruidePalm Oil (CPO) maupun hasil pengolahan sawit lainnya.Seperti yang dilakukan oleh opsnal Reskrim Polsek Prapat janji, telah dapat mengamankan seorang leleki bernama A alias Andi Ompong ,35, warga dusun IV desa Sionggang kecamatan Buntu Pane Asahan, Selasa (24/7/2018), yang merupakan Target Operasi (TO) Polsek Prapat janji beberapa waktu lalu, atas perkara pencurian buah tandan kelapa sawit milik PTPN.IV Kebun Pulau Mandi Asahan.Keterangan Kapolsek Prapat Janji AKP.Rahmadani kepada Matalinga.com, Sabtu (28/7/2018) diruang kerjanya membenarkan adanya penangkapan terhadap tersangka yang merupakan "TO" Polsek Prapat janji sejak lama , terkait dengan perkara tindak pidana kejahatan pencurian buah tandan kelapa sawit milik PTPN IV kebun Pulau Mandi Asahan, ujarnyaLebih lanjut AKP.Rahmadani mengatakan penangkapan terhadap tersangka berdasarkan laporan polisi nomor LP/61/V/2018/Ash P. Janji. Tanggal 03 Mei 2018, dan tersangka tersebut telah melakukan serankaian pencurian buah tandan kelapa sawit milik PTPN IV Kebun Pulau Mandi di areal block 190 TM Sawit 2003 Afdelling IV di dusun IV desa Sionggang Kecamatan Buntu Pane , buah tandan sawit milik PTPN IV Kebun Pulau Mandi yang telah di jarah tersangka sebanyak 19 tandan buah kelapa sawit, saat ini tersangka sudah berada di rumah tahanan Polsek Prapat janji guna untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ungkapnya.Secara terpisah Jali Sipahutar (36) warga Sipaku Area saat perbincangannya dengan Matatelinga.com Sabtu (24/7/2018) sekira pukul 18.30 Wib mengatakan dirinya juga telah mendengar adanya ops.palm Toba 2018 yang digelar Polda Suatera Utara dengan jajarannya beberapa waktu lalu, dan ops.palm Toba 2018 bertujuan untuk memberantas semua tindak pidana kejahatan pencurian sawit dan mungkin juga termasuk memberantas adanya gudang gudang penampungan minyak CPO serta hasil olahan kelapa sawit lainnya yang ada di sepanjang Jalinsum Asahan ini.Jali Sipahutar juga mengatakan memang dalam dua hari gudang gudang ini tutup untuk sementara, la hari ini setiap malam hari juga sudah kembali beroperasi, banyak juga truck bermuatan biji kelapa sawit (kernel) yang memasuki areal gudang penampungan itu dan menurunkan muatannya , demikian juga terhadap truck tangki bermuatan CPO juga banyak yang masuk dengan tujuan untuk mengurangi isi muatannya untuk dijual kepada penguasaha gudang penampungan tersebut , sementara ops.Palm Toba 2018 khan masih berjalan, dan biasanya di gudang tersebut juga ada aparat yang berpakaian preman juga memback up kegiatan tersebut, apalah artinya dilaksanakan ops.palm Toba 2018 ini kalau kondisinya tetap seperti itu. Pungkasnya. (Mtc/ Ben)