MATATELINGA, Toba:-Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Toba, Samuel Lumbanraja, menyampaikan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) siap membantu pemasaran hasil panen petani yang mengalami kesulitan.
Upaya tersebut dilakukan melalui program klaster kemitraan dengan mencarikan offtaker atau pihak penyerap hasil panen, serta menyediakan fasilitas angkutan menuju lokasi penampungan.
Hal ini disampaikannya saat kelompok tani menerima bantuan bibit dari dinas pertanian Balige, Selasa, (3/11/2026). Dia berharap agar para petani tidak kuatir dengan hasil panen yang mereka dapat akan tersalurkan.
Baca Juga: Zulkarnaen S.K.M : Dinas PKPCKTR Jangan Lambat "Jadi kalau bapak ibu panen tidak usah bingung men
jual hasil panennya. Kami pernah mempertemukan petani jagung dengan pihak penyerap dan kami tidak ada kepentingan lain selain agar petani bisa men
jual hasil panennya," terang Samuel Lumbanraja di Balige (3/11/2026).Samuel Lumban Raja menceritakan bahwa petani jagung dan penyerap hasil jagung pernah dipertemukannya beberapa waktu lalu.
"Ada peternak ayam yang memiliki 150.000 ekor ayam dan butuh 15 ton jagung untuk pakan ayamnya. Kami mempertemukan grup belah pihak dan kami tidak mencampuri masalah harga dan urusan lainnya," kata Samuel Lumbanraja.Kabag Ekon berharap petani bisa sejahtera karena hasil buminya bisa terjual dengan harga yang pantas.
Baca Juga: Zulkarnaen S.K.M : Dinas PKPCKTR Jangan Lambat Atas informasi tersebut para pengurus kelompok tani yang hadir mendengarkan pemaparan Samuel Lumbanraja merasa tenang dengan informasi penyaluran hasil bumi petani.