Pangulu Nagori Karang Anyar, Syafii, menyampaikan rasa bangga karena wilayahnya ditunjuk sebagai nagori penyangga dan percontohan tingkat Provinsi Sumatera Utara.Syafii juga melaporkan, Poskesdes di wilayahnya yang dibangun melalui dana desa telah beroperasi maksimal dan melayani masyarakat luas, termasuk dari nagori tetangga.Sedang Ny Darmawati menyoroti potensi besar Nagori Karang Anyar di sektor pertanian, khususnya jagung dan pisang. Ny Darmawati mendorong para kader UP2K untuk tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi berani berinovasi menciptakan produk olahan yang memiliki nilai tambah ekonomi tinggi."Jangan hanya menjual jagung atau pisang mentah. Jagung bisa diolah menjadi marning balado, stik jagung, hingga tepung jagung. Begitu juga pisang bisa dibuat keripik aneka rasa, sale, hingga tepung. Produk harus punya merek, kemasan menarik, dan masuk pasar digital," tegasnya.Ketua TP PKK itu juga menekankan pentingnya legalitas usaha dan pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran. Ny Darmawati memotivasi kader untuk belajar fotografi produk dan memaksimalkan media sosial sebagai sarana promosi agar usaha bisa "naik kelas"."Jangan takut gagal. Yang penting terus bangkit dan mencoba. Hari ini mungkin mulai dari satu wajan, besok mudah-mudahan sudah punya outlet sendiri," ucapnya memberikan semangat.Ny Darmawati mengajak seluruh kader untuk menjaga kualitas, kekompakan, dan kejujuran, dan berharap dukungan dari dinas terkait untuk membantu pemasaran produk UMKM desa."Dari Karang Anyar, mari kita buktikan bahwa PKK Simalungun bukan hanya bisa timbang balita, tetapi juga bisa timbang omzet," tutupnya.(sip)