MATATELINGA,Palas : Memperingati milad ke-18 Institut Agama Islam (IAI) Padang Lawas, H. Azhari Dahlah Hasibuan, LC, anggota senat yang mewakili Ketua Senat dan Pendiri IAI Padang Lawas dalam sambutannya mengatakan, dalam dua tahun kedepan, IAI Palas akan bertransformasi dengan target status universitas, Minggu (20/09-2026).
Lebih lanjut, Azhari mengajak seluruh keluarga besar kampus untuk bersama-sama membangun IAI Padang Lawas agar terus mampu memperluas akses pendidikan tinggi dan memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat, khususnya dalam bidang pendidikan.
Baca Juga: Bupati Asahan Terima Audensi Panitia Wisuda IAIDU Angkatan Ke XXXVI Ketua Panitia, Enni Efrida Nasution, M.Hum, menyampaikan bahwa peringatan
milad ke-18 dilaksanakan, sebagai bagian dari kalender pendidikan sekaligus momentum penting untuk mengenang perjalanan IAI Padang Lawas yang telah memasuki usia 18 tahun. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Pelantikan Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) IAI Padang Lawas periode 2026/2027.
Enni juga menambahkan, bahwa 18 tahun pengabdian IAI Padang Lawas harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu dan level perguruan tinggi hingga cita-cita menjadi universitas dapat terwujud, harapannya.
Rektor IAI Padang Lawas, DR. H. Ismail Nasution,Lc., M.TH. menyampaikan harapan kepada pengurus Dema yang baru dilantik agar dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus meningkatkan prestasi. Ia berharap pelantikan tersebut bukan menjadi pertemuan pertama dan terakhir, tetapi menjadi awal dari berbagai kegiatan positif dan kontribusi mahasiswa bagi kemajuan kampus.
Peringatan Milad ke-18 ini menjadi momentum untuk bersyukur, berbenah, dan bergerak. Dengan perjalanan 18 tahun dan perkembangan kampus yang terus terlihat, IAI Padang Lawas diharapkan semakin maju, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat dan dunia pendidikan di Padang Lawas.Rektor juga mengajak seluruh keluarga besar IAI Padang Lawas untuk kembali melihat perjalanan panjang kampus sejak 2008. Menurutnya, pendirian perguruan tinggi tersebut berangkat dari kebutuhan masyarakat Padang Lawas terhadap akses pendidikan tinggi. Perjuangan panjang itu, menurutnya, telah memberikan dampak besar karena masyarakat dari berbagai desa di Padang Lawas kini memiliki kesempatan untuk meraih pendidikan hingga jenjang sarjana.
Baca Juga: Bupati Asahan Terima Audensi Panitia Wisuda IAIDU Angkatan Ke XXXVI