JNE sendiri juga turut menyumbang dan mengirimkan kebutuhan khusus bayi dan lansia, termasuk popok dan susu, serta kebutuhan higienis sehari-hari masyarakat (sabun, sampo, dan pembalut wanita) serta JNE turut menyumbang tenda, genset, obat-obatan dan kebutuhan lainnya yang diperlukan.
M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE menegaskan bahwa dalam gerakan 'Bergerak Bersama' peduli bencana, JNE senantiasa memegang teguh nilai dan filosofi dari perusahaan sejak pertama berdiri untuk Berbagi, Memberi, dan Menyantuni dengan semangat 'Connecting Happiness'.
"Melalui bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak. Inisiasi program pengiriman donasi bantuan ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh JNE, tercatat di beberapa kejadian bencana seperti bencana Gempa Lombok (2018), Erupsi Gunung Merapi Semeru (2021) dan Gempa Cianjur (2022) JNE juga menjalankan program gratis ongkir bantuan donasi," paparnya.
Lebih lanjut Feriadi menyampaikan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, perusahaan memastikan untuk selalu hadir memberikan dukungan nyata terhadap berbagai inisiatif kemanusiaan, baik dalam situasi darurat maupun program berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Feriadi juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan keselamatan dan kekuatan bagi saudara – saudara kita yang terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
"Semoga saudara-saudara kita diberikan ketabahan dan perlindungan dalam menghadapi situasi ini. JNE akan terus berkomitmen memberikan manfaat bagi masyarakat kapan pun dibutuhkan," ujarnya.