Dalam beberapa tahun terakhir pembangunan inklusi keuangan menjadi agenda prioritas nasional. Target sebesar ini hanya dapat tercapai melalui sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pelaku industri jasa keuangan.
Peran Bank Sumut
Beberapa kegiatan yang digelar perbankan, seperti yang dilaksanakan Bank Sumut beberapa waktu lalu menjadi momentum penting untuk memperluas jangkauan layanan keuangan formal, serta memastikan masyarakat dari berbagai lapisan memahami manfaat dan perlindungannya.
Bagi generasi milenial, dunia digital dan ikutannya bukan hal asing bagi mereka. Namun, tidak semua dari mereka paham bagaimana mengelola uang dengan bijak dalam lingkungan digital yang serba cepat dan penuh godaan konsumtif.
Bank Indonesia, OJK dan perbankan lainnya ikut berperan dalam memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat. PT Bank Sumut misalnya, terbilang sangat gencar dalam memperkuat literasi keuangan kepada generasi muda. Berbagai terobosan dilaksanakan, baik lewat seminar, bazar atau berinteraksi langsung dengan generasi milenial termasuk para pelajar di sekolah.
Lewat berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan generasi milenial dan masyarakat, Bank Sumut berupaya mencetak generasi yang memiliki ketahanan finansial. Mendorong peserta seminar atau kegiatan literasi keuangan untuk tidak hanya cerdas secara digital, namun memiliki kesadaran sosial dalam setiap keputusan ekonominya.
Inisiatif ini juga selaras dengan program literasi dan inklusi keuangan Bank Sumut yang bertujuan membentuk ekosistem keuangan berkelanjutan di Sumatera Utara. Tak cukup hanya berinteraksi secara langsung, Bank Sumut juga memiliki potensi yang sangat besar dalam memberikan literasi keuangan lewat aplikasi m-banking Bank Sumut dengan tampilannya yang baru (new Sumut mobile).