Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan hingga 15.000 unit rumah hunian dalam kurun waktu tiga bulan di wilayah terdampak bencana yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Program ini dirancang untuk mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat secara terpadu.
Selain fasilitas hunian, kawasan tersebut juga dilengkapi sarana dan prasarana yang dapat dimanfaatkan bersama oleh para penghuni. Fasilitas tersebut mencakup dapur umum, toilet bersama, taman bermain anak, serta musala yang menjadi ruang ibadah sekaligus wadah interaksi sosial antarwarga.
Baca Juga: Gubernur Bobby Nasution Dampingi Presiden RI Tinjau Pembangunan Jembatan dan Pengungsi Korban Bencana di Tapse,