"Kita sudah pernah usulkan, tetapi kalau tidak ada anggaran, bagaimana kita bisa merehabilitasi. Mau tidak mau, kita semua harus bersabar menunggu alokasi dana yang tersedia," katanya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan perbaikan telah diketahui oleh instansi terkait. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai waktu pelaksanaan rehabilitasi maupun besaran anggaran yang dibutuhkan.
Baca Juga: Wali Kota Medan Hadiri Open House Sekolah Rakyat, Sambut Kembalinya Hak Belajar Anak Di tengah
kondisi bangunan yang memprihatinkan, Mahzar menyebut masih ada sebagian warga yang memanfaatkan pasar di kawasan Batu Merah untuk berjualan, meskipun fasilitasnya jauh dari
kondisi ideal.
"Sebenarnya ada juga yang tetap berjualan di sana, meski kondisinya memang jauh dari layak. Semoga ke depan ada solusi terbaik, baik dari sisi anggaran maupun kesediaan para pedagang untuk menempati lokasi yang telah disiapkan pemerintah," ujarnya.