Utusan Dagang AS, Jamieson Greer, menilai keputusan Kanada mengizinkan impor EV buatan China sebagai langkah yang bermasalah dan berisiko jangka panjang, terutama terhadap kesepakatan tarif pertanian dan hubungan perdagangan regional.
Greer menjelaskan bahwa tarif tinggi di AS diberlakukan untuk melindungi pekerja otomotif nasional dari gelombang kendaraan impor China. Selain faktor ekonomi, regulasi keamanan siber kendaraan yang diterapkan AS sejak awal tahun juga menjadi penghalang utama bagi EV China untuk masuk ke pasar Amerika.
"Menurut saya, ini adalah kebijakan yang bermasalah bagi Kanada. Ada alasan mengapa tidak banyak mobil China dijual di AS. Kami memiliki tarif untuk melindungi pekerja otomotif dan konsumen dari kendaraan tersebut," ujar Greer, dikutip CTV News.