Perubahan kebijakan ini diumumkan oleh Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, di Beijing pada pekan lalu, sebagai bagian dari strategi diversifikasi perdagangan guna mengurangi ketergantungan ekonomi terhadap AS, di tengah meningkatnya risiko perang dagang antara AS dan China.
Menanggapi kebijakan tersebut, Utusan Dagang AS, Jamieson Greer, menyatakan bahwa langkah Kanada tidak akan mengganggu pasokan mobil Amerika ke pasar Kanada.
"Mobil-mobil itu menuju Kanada, bukan masuk ke AS, jadi tidak akan memengaruhi ekspor kami," ujar Greer.