MATATELINGA, Lingga:Dalam upaya memelihara stabilitas keamanan wilayah dan mengimplementasikan nilai-nilai Bela Negara di akar rumput, Bintara Pembina Desa (BABINSA) Koramil 06/Senayang Kodim 0315/Tanjungpinang, Serma Rocky, melaksanakan bual-bual (ngobrol santai) bersama Bapak Zainal, Ketua RW 003 sekaligus Ketua RT 03 perangkat desa di Desa Tajur Biru, Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, Sabtu (13/06/2026), guna merespons langsung keresahan masyarakat terkait meningkatnya kasus tindak pidana pencurian teripang yang mengancam ketahanan ekonomi warga perbatasan laut.Teripang bukan sekadar komoditas laut biasa, melainkan urat nadi perekonomian sekaligus sumber penghidupan utama bagi mayoritas masyarakat di wilayah pesisir tersebut. Pencurian hasil laut ini dikategorikan sebagai penyakit masyarakat yang tidak hanya menimbulkan kerugian materiil secara masif, tetapi juga berpotensi mengganggu kondusivitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Oleh karena itu, kehadiran TNI Angkatan Darat melalui peran aktif Babinsa menjadi solusi nyata untuk melindungi tumpah darah dan roda ekonomi rakyat, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari ketahanan nasional.
Menyikapi ancaman nyata terhadap kesejahteraan warga, Serma Rocky secara proaktif menginisiasi dan menghimbau agar lebih diaktifkan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) secara terpadu di setiap wilayah RT dan RW. Lebih dari sekadar penjagaan fisik, langkah ini merupakan wujud nyata Pembinaan Teritorial (Binter) untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kesadaran Bela Negara. Sinergisitas antara masyarakat, Pemerintah Desa Temiang, dan aparat keamanan mutlak diperlukan sebagai sarana deteksi dini dan cegah dini (*Early Warning System*) terhadap segala bentuk kejahatan."Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama sebagai wujud nyata cinta tanah air dan pengabdian Bela Negara. Melalui pengaktifan kembali Pos Kamling dan sinergi yang solid dengan seluruh elemen masyarakat serta Pemerintah Desa, kita bangun benteng pertahanan wilayah yang kuat agar harta benda dan ekonomi warga aman dari gangguan," tegas Serma Rocky.Menanggapi hal tersebut, Bapak Zainal menyampaikan apresiasi dan kesiapannya. "Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Bapak
Babinsa. Arahan ini segera kami tindak lanjuti bersama warga untuk merapatkan barisan, menjaga hasil laut kami, dan memastikan Desa Tajur Biru tetap aman," ujarnya.Melalui komunikasi sosial yang intensif dan solutif ini, diharapkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat (KTR) akan semakin kokoh di Kabupaten Lingga. Semangat kebersamaan dalam menjaga stabilitas keamanan desa ini menjadi embrio tumbuhnya jiwa nasionalisme yang tangguh, membuktikan bahwa dalam menghadapi sekecil apapun ancaman di wilayah pesisir, rakyat bersama TNI siap bersinergi melindungi hak dan kedaulatannya demi terciptanya lingkungan yang aman, tenteram, dan kondusif.