MATATELINGA, Toba ::Pembangunan ruangan sekolah SMK Negeri 1 Sigumpar Kabupaten Toba yang pelaksanaannya swakelola, kini dikerjakan sejak Juli hingga Desember 2023..BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/diduga-tak-miliki-izin--lsm-penjara-sumut-minta-walikota-bongkar-bangunan-di-jalan-letda-sujonoMenurut informasi dari Samron I. Simanjuntak, S.STP Kepala Seksi SMK di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Toba tidak terlibat secara langsung dalam kegiatan ini."PPK dan PPTK nya langsung dari Dinas Pendidikan Prov Sumut, ada fasilitatornya. Itu swakelola murni sekolah, dana langsung ditransfer ke Rekening Sekolah, pihak sekolah membentuk tim DAK untuk melaksanakan kegiatan itu" terang Samron saat dikonfirmasi di ruangannya.Sebelumnya, kepala sekolah SMK Negeri 1 Sigumpar yang dicoba dikonfirmasi lewat telepon dan pesan singkat saat media berada di komplek sekolah, belum memberikan jawabannya terkait sumber Dana Alokasi Khusus Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2023.[br]Harris S. Lumbantoruan Ketua DPC LSM PAKAR meminta Aparat Penegak Hukum turun untuk upaya pencegahan tindak pidana korupsi karena pembangunan ruangan diduga dilaksanakan tidak sesuai bestek."Kegiatan pembangunan ruangan itu perlu diperhatikan serius , APH sudah pantas turun untuk upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Ruangan itu saya duga dikerjakan tidak sesuai bestek. Dari awal sudah luput dari pantauan konsultan pengawasan, kalau sudah di plester akan sulit melihat mana saja bangunan yang dikerjakan sesuai perencanaan", terang Harris Senen, (4/11/2023).Menurut pengamatan Harris, ruangan itu nantinya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. "Kalau tiba-tiba ambruk bagaimana? Anggarannya miliiaran tapi hasilnya jauh dari jaminan mutu . APH harus segera turun untuk cek dan ricek" tambahnya mengakhiri.