Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil tangki yang melarikan diri setelah kejadian dan sepeda motor Honda Supra X 125 BK-4317-UY, yang dikendarai oleh Tumiar Pasaribu (43) dengan penumpang Ruslina Hutabarat (63). Akibat peristiwa itu, Ruslina Hutabarat meninggal dunia di tempat kejadian, sementara Tumiar Pasaribu mengalami luka ringan dan dirawat di Rumah Sakit Vita Insani Pematang Siantar.
Baca Juga: Akibat Aksi Militer Israel, 300 Staf PBB Tewas di Jalur Gaza "Pengemudi mobil tangki diduga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pematang Siantar menuju Perdagangan. Saat hendak mendahului sepeda motor yang dikendarai korban, terjadi benturan di sisi kanan sepeda motor hingga keduanya terjatuh," ungkap IPTU Devi lebih lanjut.
Dari hasil olah TKP, diketahui bahwa kondisi jalan merupakan jalan provinsi dengan lebar 6,20 meter, permukaan aspal, lurus dan mendatar, namun minim rambu lalu lintas. Saat kejadian, cuaca cerah dan arus lalu lintas terbilang sepi karena berada di wilayah perkebunan kelapa sawit milik PT. SIPEF.