"Beberapa tahun ini Kabupaten Karo menjadi daruratnarkobadanjudi," kata Ketaren, Jumat (19/9/2025) malam.
Menurut warga Karo ini, mereka sudah melakukan aksi unjukrasa dan suara gerakan rakyat atas maraknya narkoba danjudi. Bahkan mereka sudah melakukan gerakan basmijudidan narkobapada Rabu 3 September 2025 yang dihadiri oleh pejabat pemerintah dan PolresTanah Karo.
A. Ketaren juga mengaku bersama warga lainnya pernah melakukan demo di Markas Polres Karo dengan masifnya aksi perjudian dannarkobaditanah kelahiran mereka itu. Namun, Ketaren mengaku pesimis kalau tuntutan mereka itu tidak mendapat aksi nyata dari para pemangku/pejabat setempat.
Baca Juga: Sat Narkoba Polres Simalungun Bongkar Jaringan Sabu, Seorang Bandar Ditangkap "Bupati, Anggota Dewan, Polri dan TNI tampaknya tidak perduli dengan
maraknya baraknarkobadanjudiitu. Penanganan tidak efektif," ketusnya.
"Buktinya, sampai hari ini praktik itu masih ada. Bahkan dampaknya terjadi pencurian perampokan dan pembunuhan di mana-mana. Banyak orang tua yang mengeluh kepada kami, yang orang tua dimarahi, dianiaya oleh anaknya karena pecandunarkobaitulah dampaknya," terangnya lagi.
Menurut Ketaren, warga sudah turun mengecek beberapa lokasi. Sedikitnya ada 40 titik lokasi perjudian dannarkoba.
"Ada sekitar 40 titikjudiikan ikan ada juga dadu dan baraknarkoba. Jika Bupati, Kapolres, anggota dewan dan Dandim tidak perduli. Maka, kami akan menemui Kapolda Sumut Pangdam bahkan kalau perlu kami ke Presiden, Kapolri Panglima TNI," terangnya.
Selain itu, ibu-ibu di Kabupaten Karo juga resah dengan maraknyanarkobadanjudi.
Halaman :
Notice: Undefined variable: max_pages in
/home/matateli/public_html/amp/detail.php on line
258
Sumber
: <a href="Medanpos" target="_blank"></a>