Polisi selanjutnya memburu F hingga ke sebuah homestay di Jalan Binjai-Kuala, Desa Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat."F diamankan pada 10 Oktober 2026 sekitar pukul 02.10 WIB," jelas Kasat.
Saat dilakukan pengembangan, F melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur (tembak) di bagian kakinya.F selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.Korban DitabrakKasat mengungkapkan, dalam salah satu laporan yang ditangani polisi, aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) itu terjadi di Jalan Rahayu Pasar XII, Desa Sei Rotan pada Senin (28/9/2026) sekira pukul 05.00 WIB.
Baca Juga: Wakapolda Sumut dan Kapolresta Deli Serdang Diganti "Korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam tahun 2018 dengan nomor polisi BK 2614 AHS. Kendaraan tersebut ditaksir bernilai sekitar Rp14 juta," ungkap AKBP Adrian.Berdasarkan uraian dalam laporan, korban saat itu sedang berangkat kerja menggunakan sepeda motor."Ketika melintas di lokasi, sebuah sepeda motor matik yang ditumpangi tiga orang datang dari arah berlawanan dan menabrak kendaraan korban," paparnya.
Korban terjatuh akibat tabrakan tersebut. Salah seorang pelaku kemudian mengambil sepeda motor milik korban dan melarikan diri bersama rekan-rekannya.
Korban sempat berteriak meminta pertolongan, tetapi tidak ada orang yang datang membantu saat kejadian."Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Medan Tembung," katanya.Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak kejahatan tersebut.
Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit Honda Beat berwarna biru doff, sejumlah pakaian yang diduga digunakan saat beraksi, satu unit telepon genggam Huawei berwarna krem, pisau belati, gunting, tang, serta dua dompet berwarna cokelat.Dalam pengembangan terhadap F, polisi juga mengamankan satu bilah senjata tajam jenis samurai yang diduga digunakan saat melakukan aksi begal, satu unit telepon genggam Infinix Smart 9 HD berwarna hijau muda, sebuah tas, jam tangan, serta pakaian.
Baca Juga: 2 Tahun Kasus Dipetieskan, Daniel Sihotang Minta Kepastian Kapoldasu AKBP Adrian Rizky Lubis menyebut pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mengembangkan kasus pencurian dengan kekerasan yang meresahkan masyarakat.Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap keterlibatan para terduga pelaku dalam sejumlah laporan kejadian.Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya keterkaitan dengan TKP lain di wilayah Medan, Deli Serdang, dan Pelabuhan Belawan.