1. PAPAN PROYEK RAIB, PROYEK SILUMAN?Ini proyek negara atau proyek siluman? MARA CW menegaskan di lokasi tidak ditemukan papan informasi proyek sama sekali. Padahal sesuai UU Keterbukaan Informasi Publik dan aturan jasa konstruksi, papan proyek WAJIB memuat nomor kontrak, nilai anggaran, sumber dana APBN 2026, nama
kontraktor dan konsultan pengawas.Akibatnya, publik buta. Berapa miliar uang negara yang dibakar untuk rumah dinas ini? Siapa
kontraktornya? Ditutup rapat.
2. PEKERJA DI ATAP TANPA HELM DAN SAFETY HARNESS, NYAWA DI PERTARUHKAN!Paling fatal adalah dugaan pelanggaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Baca Juga: Salon Neeta Selama Ini Ditengarai Tanpa Ijin MARA CW memergoki pekerja pemasangan rangka atap bekerja di ketinggian tanpa helm keselamatan, tanpa safety harness, tanpa sepatu safety. Pagar pengaman sementara juga nihil. Petugas K3 dan satpam tidak ada di lokasi.
Ini melanggar Permen PUPR No 10 Tahun 2021 tentang SMKK. Jika pekerja jatuh, siapa yang bertanggung jawab?3. PENGAWAS HILANG, PPK KEMANA?Saat dikonfirmasi, pekerja menyebut mandor/pengawas lapangan tidak ada di tempat. Pengawasan proyek diduga kosong.MARA CW langsung menembak PPK Balai Bahasa Sumut:
Buka kontraknya! Buka nilai kontraknya! Buka biaya SMKK/K3-nya! Dan jelaskan, di mana pengawasan PPK saat pekerja tanpa APD bekerja di atas atap?
Baca Juga: Maling Gasak Trail dari Rumah Kadinsos Medan