MATATELINGA, Toba :Pemerintah Kabupaten Toba melalui kadis pencatatan sipil Hendra butar-butar mengatakan bahwa kegiatan dinas catatan sipil, Senin, (26/10/2026) hanya melayani masyarakat di kantor camat Sigumpar, Kantor Camat Silaen dan di SMA Hope school di desa Silamosik Kecamatan Porsea.
Baca Juga: 420 Peserta Gowes Taruna Asahan Cycle Dilepas Bupati & Ketua DPRD Asahan Di kantor camat Silaen dan Sigumpar, petugas catatan sipil menjalankan program IKD (Identitas Kependudukan Digital), sementara di Hope school me
lakukan perekaman E-KTP.
Di Silaen Sigumpar, program IKD dilaksanakan dengan hanya menghadirkan para perangkat desa.IKD ini adalah versi digital dan dokumen kependudukan resmi seperti KTP-el dan Kartu Keluarga yang disimpan dan aplikasi smartphone resmi dari Ditjen Dukcapil)
Jadi IKD berfungsi menjadi alat resmi tanpa harus membawa KTP fisik dan bisa menyimpan KTP, KK, kartu identitas anak (KIA) akta kelahiran, NPWP, BPJS kesehatan dan data lain.Selain itu masyarakat bisa memudahkan pengurusan layanan seperti cetak KK, surat pindah, pencatatan kelahiran atau kematian dan bisa dilakukan dari handphone masing-masing.
Baca Juga: Pemkab Toba Gelar Acara Marpangir di Pakkodian "Syaratnya mudah hanya bawa KTP, smartphone, email aktif dan nomor telepon" terang Hendra Butarbutar.
Cara mendapatkannya sangat mudah.Setiap orang yang datang diminta untuk mendownload aplikasi IKD, melakukan registrasi data diri seperti NIK, email, nomor handphone dan verifikasi wajah.Kemudian petugas dinas dukcapil melakukan pemindaian atau scan QR kode aktivasi."Kita diminta untuk melakukan hingga selesai petunjuk yang diminta aplikasi IKD," ungkap Anita petugas dukcapil.
Baca Juga: 420 Peserta Gowes Taruna Asahan Cycle Dilepas Bupati & Ketua DPRD Asahan Kegunaan IKD sangat penting di mana ketika warga ke
hilangan dokumen karena tercecer, bencana alam atau
hilang, tidak perlu repot mengurusnya ke Kantor Catatan Sipil.
Hingga sore hari, hanya ada 60 peserta yang telah mengaktifkan IKD dari target 100 orang."Ya hanya ada enam puluh orang yang sudah mengaktifkan IKD dari target seratus orang," terang salah satu petugas catatan sipil.Kepala dinas pencatatan sipil meminta kepada warga Toba agar melakukan aktivasi IKD untuk menghindari hal-hal yang kemungkinan bisa terjadi."Ya kita minta masyarakat mengaktifkan aplikasi IKD untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," ungkapnya mengakhiri.
Baca Juga: Pemkab Toba Gelar Acara Marpangir di Pakkodian