MATATELINGA,Medan : IHSG berhasil ditutup menguat 0.94% di level 5.328,360 setelah dominan berada di zona merah selama sesi perdagangan berlangsung. IHSG sempat melemah hingga ke level 5.185, dan IHSG ditutup di level tertingginya. Disisi lainnya mata uang Rupiah ditutup melemah di level 18.000 per US Dolar setelah sempat menguat di sesi perdagangan pagi.Rabu, (21/10/2026) .
Selama sesi perdagangan berlangsung Rupiah ditransaksikan dalam rentang 17.970 hingg 18 ribu. Dimana Rupiah ditutup di level terburuknya, sementara IHSG ditutup pada level terkuatnya. Pergerakan IHSG dan Rupiah yang seakan bergerak berlawanan ini tidak lebih dari kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan besaran bunga acuan di level 5.75%.
Baca Juga: Sempat diwarnai keributan, Firma Hukum Budi Dharma kembali selamatkan Asset PT. KAI SUMUT. Satu sisi kebijakan tersebut akan membantu sektor ril dan mendorong emiten di pasar saham
menguat. Namun di sisi lainnya, kebijakan The Fed atau Bank Sentral AS diproyeksikan akan menaikkan
bunga jelang akhir tahun ini bisa membuat Rupiah melemah terhadap US Dolar. Meskipun belakangan ini rupiah memang terlihat mampu melawan tekanan yang diakibatkan spekulasi kenaikan
bunga acuan.