MATATELINGA, Jakarta :Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa Samudra Pasifik bukanlah pemisah melainkan "jalan raya ekonomi" antara Indonesia dan Rusia merupakan sebuah terobosan doktrin geopolitik maritim yang sangat strategis bagi kepentingan nasional Indonesia.
Metafora "jalan raya ekonomi" tersebut secara cerdas mendobrak hambatan mentalitas geografis yang selama ini memandang kawasan Timur Jauh Rusia (Russian Far East) sebagai wilayah yang terpencil dan sulit dijangkau oleh rantai pasok Indonesia.
Baca Juga: Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat