Tersangka berinisial AY diserahkan bersama barang bukti yang berkaitan dengan perkara kece
lakaan lalu lintas. Berdasarkan hasil penyidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Aceh Selatan, AY diduga mengendarai sepeda motor Honda CRF bernomor polisi BL 6191 TAJ yang terlibat kece
lakaan dengan seorang pejalan kaki bernama Sawati.Akibat kece
lakaan tersebut, korban meninggal dunia.Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu, 25 April 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, di Desa Ujung Padang, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan.Sebelum diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum, penyidik terlebih dahulu membawa tersangka ke Poliklinik Polres Aceh Selatan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai prosedur. Setelah dinyatakan sehat oleh tim medis, tersangka bersama barang bukti kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Aceh Selatan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Aiyub, S.E., M.H., mengatakan bahwa pelaksanaan Tahap II merupakan bentuk komitmen Satlantas dalam menyelesaikan setiap perkara kece
lakaan lalu lintas secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku."Kami berkomitmen melaksanakan setiap tahapan proses penyidikan secara objektif, akuntabel, dan sesuai prosedur, sehingga dapat memberikan kepastian hukum serta memenuhi rasa keadilan bagi seluruh pihak yang terkait," ujar AKP Aiyub.Ia menegaskan, proses pelimpahan perkara ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menghadirkan penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan, khususnya terhadap
kasus-
kasus kece
lakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa.Seluruh rangkaian kegiatan penyerahan tersangka dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.Di akhir keterangannya, Satlantas Polres Aceh Selatan kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dengan mematuhi seluruh aturan lalu lintas. Kesadaran dan disiplin pengguna jalan dinilai menjadi faktor utama dalam menekan angka kece
lakaan yang masih kerap merenggut korban jiwa di wilayah Aceh Selatan.