Sudah banyak korban yang berjatuhan akibat dilintasan jalan ini, hari ini kami ratusan warga masyarakat dari tiga desa menuntut pihak kepala desa perkebunan Bandar Selamat Poniran untuk memfasilitasi penutupan usaha yang dikelola CV.Sadana, ujarnyaSolihin juga mengatakan warga masyarakat sudah tidak lagi memberikan toleransi dan hari ini juga usaha tersebut sudah tidak lagi boleh beroperasi dan seluruh kendaraan yang bermuatan tanah liat putih atau Kaolin yang melewati jalan ini hari ini harus dihentikan, dan bila tuntutan kami diabaikan maka jangan salah kami warga masyarakat bila mengambil tindakan .Komisaris CV.Sadana Aditya Pramana yang langsung menemui warga masyarakat tersebut menyahuti keinginan warga untuk menutup usaha yang dikelolanya, dan kami juga akan membersihkan ceceran tanah yang jatuh saat diangkut oleh truck pengangkut tanah tersebut.Namun kami juga meminta waktu beberapa hari untuk mengeluarkan tanah liat putih atau Kaolin yang berada diareal penampungan , dan diperkirakan itu memakan waktu selama tiga hari terhitung dari hari ini.Kami juga akan membantu perbaikan jalan jalan yang berlubang akibat truck yang bermuatan tanah tersebut melewati jalan ini.Dan dalam pertemuan tersebut juga sudah dituangkan dalam nota perjanjian antara kami selaku pengusaha CV.Sadana dengan masyarakat yang dis
aksikan oleh Kepala Desa Perkebunan Bandar Selamat, Kapolsek Bandar Pulau ,Danramil 15 Bandar Pulau dan Sekcam, tukasnya.