"Kami berharap melalui program ini, setiap Warga Binaan mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meningkatkan kemampuan dirinya," ujar Fonika Affandi.
Program tersebut dilakukan secara berkelanjutan agar pembinaan dapat menjangkau seluruh WBP, termasuk mereka yang masih memiliki keterbatasan dalam membaca dan menulis.
Baca Juga: Istri Boby Santana Sembiring Bantah Informasi Soal Transaksi Sewa HP di Rutan Kelas I Medan Melalui pembinaan yang edukatif, humanis, dan inklusif,
Lapas Kelas I Medan berharap para WBP memiliki pengetahuan serta kepercayaan diri yang lebih baik sebagai bekal untuk menjalani kehidupan setelah masa pembinaan. (Reza)