Kematian Herman Ricardo Hutapea Mulai Dicurigai?

Pintor Maruli - Minggu, 27 September 2026 08:30 WIB
Saat puluhan awak media menanyakan perkembangan kasus Herman Ricardo Hutapea

MATATELINGA,.Balige : Kematian Herman Ricardo Hutapea di Rutan kelas IIB, Balige Kabupaten Toba Sumatera Utara, pada pukul 01.30 Jumat dini hari, (25/9/2026) semakin menyisakan banyak pertanyaan dan kecurigaan masyarakat.Pertanyaan muncul karena data yang diberikan pihak Rutan dalam hal ini Kepala KPR Kelas IIB Balige, Leo Frans J. Sihaloho, Jumat, (25/9/2026) berbeda dengan data yang diberikan humas Polres Toba pada Sabtu, (26/9/2026).

Salah satu perbedaan diantaranya bahwa Rutan Balige mengatakan sudah memberikan foto TKP kejadian saat Herman Ricardo tergantung. Hal ini dibantah oleh humas Polres Toba Ipda Khairuddin Sukriyanto Pasaribu. Perbedaan yang kedua, pihak Rutan mengatakan telah memiliki hasil visum dari rumah sakit daerah Porsea (RSUD) sementara pihak rumah sakit belum memberikan hasil seperti yang diungkapkan Khairuddin kepada awak media.

"Tak ada foto dikirim ke kami saat Herman Ricardo Hutapea ditemukan tergantung dan belum ada hasil visum yang dikeluarkan pihak rumah sakit," terang humas Polres Toba Ipda Khairuddin Sukriyanto Pasaribu kepada puluhan awak media di kantornya.

Kepala KPR Kelas IIB Balige, Leo Frans J. Sihaloho sehari sebelumnya menyampaikan verifikasi terkait meninggalnya seorang tahanan titipan Polres Toba atas nama Herman Ricardo Hutapea, Jumat (25/9/2026).Menurut keterangannya, Herman Ricardo Hutapea, merupakan tahanan titipan semenjak 14 September 2026.

Baca Juga: Kapolres Simalungun Buka Layanan "Hallo Kapolres", Warga Bisa Adukan Masalah Langsung via WhatsApp

"Awalnya petugas mendengar teriakan seorang warga binaan pada pukul 01:25 wib. Petugas kemudian melakukan pengecekan dan menemukan Herman dalam posisi sudah terikat selimut pada bagian leher," ujar Leo saat memberikan keterangan kepada wartawan.Menurut Leo, petugas yang terdiri dari Karupam, Wakarupam dan anggota jaga kemudian membawa Herman ke Klinik Pratama Rutan sekitar pukul 01.30 WIB untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun beberapa saat tiba di rumah sakit Balige, korban akhirnya meninggal dunia.

Ada kecurigaan masyarakat terkait adanya tanda luka di leher sebelah kiri yang semakin membuat orang curiga sebab akibat kematiannya. Jika korban tergantung, seharusnya jerat tali yang seharusnya berbekas dari leher keatas kepala melewati tulang rahang, bukan dari leher ke arah belakang seolah-olah dilakukan orang lain. Hal ini semakin menambah kecurigaan dimata awak media dan masyarakat luas."Benar perbuatan almarhum Herman Ricardo Hutapea tidak bisa diampuni karena kasus narkoba. Tetapi kematiannya menyisakan teka-teki karena banyak kejanggalan," ungkap seorang warga bermarga Hasibuan.

"Untuk saat ini, Polres Toba sudah melakukan pemeriksaan para saksi seperti Edwar teman satu sel, perawat Rutan Kartika Sitorus dan lainnya di Polsek Balige dan mengumpulkan banyak barang bukti dan lainnya," terang Khairudin.

Banyak kejadian yang terjadi kepada Herman Ricardo Hutapea sebelum ia meninggal dunia. Beberapa kali dia ditahan bermula dari kasus pemerasan, narkoba. Usai menjalani hukumannya pun dia mendapat siraman air keras dari orang yang ia curigai tetapi tidak membuahkan hasil akhir kasus tersebut dan dia kembali masuk penjara karena narkoba.

Berita yang berkembang, jika almarhum banyak mengetahui tentang kejadian di Rutan dan diduga ada permainan misterius berkembang di rutan yang seharusnya menjadi tempat binaan.Banyak juga mantan napi Rutan Kelas IIB yang buka suara tapi tak mau namanya dituliskan mengatakan jika lebih nyaman di Rutan mengedarkan Narkoba ketimbang diluar. Kecurigaan Herman Ricardo Hutapea mau melakukan bunuh diri dianggap teman mantan satu selnya di Polres Toba sangat tidak mungkin."Dia bukan laki-laki pendiam dan selalu baik pada tahanan baru. Sayapun curiga kenapa dia dipindahkan ke Rutan kelas IIB Balige?,"ungkap mantan teman satu selnya J.S.

Baca Juga: Kapolres Simalungun Buka Layanan "Hallo Kapolres", Warga Bisa Adukan Masalah Langsung via WhatsApp

Banyak yang masih belum terungkap dengan kematian Herman Ricardo Hutapea. Seperti lidah dan kotoran korban yang akan keluar sebagai tanda-tanda seorang bunuh diri.

Masyarakat menunggu kepastian penyebab kematian Herman Ricardo Hutapea. Akankah polisi berhasil mengungkap kejadian ini? Masyarakat berharap Polisi dalam hal ini Polres Toba bisa terang benderang berhasil mengungkapnya.

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Tapanuli Tengah, Identitas dan Kronologi Terungkap

Berita Sumut

Razia Gabungan Polres Simalungun, Dishub dan Den Pom Jaring 16 Pelanggar Lalu Lintas di Parapat

Berita Sumut

Dua Kendaraan Saling Bertabrakan Akibat Kurang Hati Hati Saat Berkendara

Berita Sumut

Camat Mewakili Warga Ucapkan Terima Kasih atas Bantuan Kapolres Simalungun di Jumat Curhat dan Jumat Berkah

Berita Sumut

Rutan Kelas I Medan Siapkan Langkah Pemulihan, 74 Warga Binaan Ikuti Asesmen

Berita Sumut

Kapolres Tebingtinggi : Siapkan Fisik dan Profesionalisme Dalam Penanganan Bencana Alam