Baca Juga: HUT Sumpah Pemuda ke 98, OKP di Siantar Gelar Mancing Gratis, Ketua Ronal; Giat ini Menjadi Agenda Tahunan 17 KK atau 36 orang — termasuk balita dan lansia — terpaksa mengungsi ke Masjid Al Husna.* Air setinggi 80 cm masih bertahan di rumah mereka. Tak ada yang berani kembali.
Sementara di Kelurahan Sei Mati, Kelurahan Aur, Sukaraja, Jati, hingga Sari Rejo Polonia dan Petisah Hulu Medan Baru, warga memilih bertahan di atas meja dan kursi. Air 20-90 cm menggenangi halaman, masuk ke dapur. Kompor tak bisa menyala. Anak-anak tak bisa sekolah.
Baca Juga: Sekda Hadiri Rapat Paripurna di DPRD Binjai Beruntung, tidak ada korban jiwa.
Melihat warganya kesusahan, Babinsa Koramil 0201-05/Medan atas perintah Dandim 0201/Medan Kol. Inf Fernando Batubara langsung bergerak cepat. Tanpa sepatu boots, mereka menggendong anak-anak, membantu ibu-ibu mengungsi.
Baca Juga: "Manfaatkan Bantuan Pangan Dengan Baik, Jangan Di Perjual Belikan" "Saat ini air masih bertahan dan Babinsa tetap memantau perkembangan situasi di wilayah," tutup laporan Pendim 0201/Medan.
Bersama warga pengungsian di Lingk. 8 Jln Pacar dan Lingk. 9 Jln Pasiran Kel. Hamdan Kec. Medan Maimun.
Baca Juga: Tiga Sekolah di Kluet Utara Terdampak Banjir, KBM Menunggu Pembersihan Di balik laporan resmi itu, ada ratusan keluarga di Medan yang malam ini tidur tanpa kepastian, kapan air surut dan kapan bisa pulang.
(Erni)