Masyarakat juga menyatakan tidak akan mempermasalahkan kembali lahan tersebut.Berdasarkan surat PT Agro Sinergi Nusantara Nomor KL/X/373/IX/2026 tertanggal 23 September 2026, lahan yang dikembalikan memiliki nilai sekitar Rp85 juta per hektare.
Di atas lahan tersebut terdapat tanaman kelapa sawit yang masih produktif. Rinciannya, tanaman tahun tanam 1996 di Blok 96.D seluas 25 hektare dan tanaman tahun tanam 2012 di Blok 12.D seluas 4 hektare.Dengan pengembalian lahan seluas 29 hektare itu, nilai
aset yang disebut berhasil dipulihkan Kejari Aceh Selatan mencapai Rp2.465.000.000.
Kepala Kejari Aceh Selatan Rozano Yudistira mengatakan, penyelesaian melalui jalur non-litigasi merupakan bagian dari pelaksanaan tugas kejaksaan dalam memberikan pelayanan dan bantuan hukum sesuai kewenangannya."Penyelesaian ini merupakan hasil dari proses yang mengedepankan komunikasi, pembuktian dokumen dan kepastian hukum," ujar Rozano melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Selatan.
Baca Juga: Fraksi PKS Kritisi Penurunan Pendapatan Hingga Kesiapan Medan Hadapi Banjir di R-APBD 2027 Menurut dia, kesepakatan tersebut diharapkan memberikan kepastian hukum kepada para pihak sekaligus mencegah munculnya kembali persoalan serupa pada masa mendatang.Rozano juga menyampaikan apresiasi kepada PT Agro Sinergi Nusantara dan masyarakat Gampong Seuneubok Punto yang telah menyepakati penyelesaian persoalan secara damai.
Kejari Aceh Selatan menilai penyelesaian tersebut menjadi salah satu bentuk pelaksanaan fungsi Datun dalam membantu menyelesaikan persoalan hukum, sekaligus memberikan kepastian terhadap penguasaan dan pemanfaatan aset.
Dengan dikembalikannya lahan tersebut, PT Agro Sinergi Nusantara diharapkan dapat kembali menguasai dan memanfaatkan aset sesuai ketentuan yang berlaku.Kejaksaan juga berharap kesepakatan yang telah dicapai dapat menjadi dasar bagi para pihak untuk mengakhiri persoalan lahan tersebut dan mencegah terjadinya sengketa kembali di kemudian hari.
Baca Juga: Kejari Sungai Penuh Kembalikan 11 Kendaraan Dinas Senilai Rp1,54 Miliar