MATATELINGA, Sibolga: Badan Musyawarah Perguruan Madrasah Swasta (BMPMS) Kota Sibolga, melaksanakan peringatan Isra MikrajNabi Muhammad SAW sekaligus penyambutan Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M, Sabtu (14/2/2026) di Masjid Agung Kota Sibolga.
Acara yang mengambil tema "Aktualisasi Nilai-nilai Isra Mikraj dalam Proses Pendidikan dan Kehidupan Siswa Madrasah di Tengah Terpaan Digitalisasi dan Pengaruh Artificial Intelligence (AI)" dihadiri Wali KotaSibolga melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah Kota Sibolga, Rahmansyah Siahaan.
Dalam sambutan tertulisnya Wali KotaSibolga menyampaikan, bahwa di era revolusi digital, perubahan berlangsung sangat cepat. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), telah menjadi bagian dari kehidupan manusia modern. Saat ini, siswa dapat mengakses berbagai referensi melalui gawai (gadget) di tangan mereka, bahkan tugas sekolah dapat dibantu oleh sistem AI.
Namun demikian, teknologi juga memiliki tantangan. AI dapat membantu proses belajar, tetapi juga berpotensi disalahgunakan untuk melakukan kecurangan akademik.
Baca Juga: Di Hadapan Investor dan Konsul Asing, Rico Waas Tegaskan Prioritas Perlindungan Tenaga Kerja Di sinilah pentingnya aktualisasi nilai-nilai Isra Mikraj, khususnya melalui kewajiban salat yang mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran.
Dalam konteks pendidikan, kejujuran akademik menjadi hal yang sangat penting agar generasi muda tidak kehilangan integritas di tengah kemudahan teknologi.
Pemko Sibolga menyadari bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan kunci kemajuan daerah. Oleh karena itu, Pemko Sibolga berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah melalui penguatan kompetensi guru di bidang digital, penyediaan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi, serta penguatan literasi digital.
Namun keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada pemerintah. Peran orang tua sangat penting, karena keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak-anak. Orang tua diharapkan menjadi pengawas sekaligus teladan dalam penggunaan teknologi, agar anak-anak tidak tumbuh tanpa bimbingan di tengah derasnya arus digitalisasi.
Melalui momentum ini, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang religius, adaptif, dan progresif, yang mampu memadukan nilai-nilai keislaman, kearifan lokal Sibolga, serta kemajuan teknologi. Generasi muda Sibolga diharapkan menjadi generasi Qur'ani yang berdaya saing global, namun tetap berakar pada budaya dan identitas daerahnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Amir Mahmud Hasibuan, dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan telah diawali pada Jumat (13/2/2026) dengan pelaksanaan pawai ta'aruf yang dimulai dari Jalan Aso-aso dan berakhir di Masjid Agung Kota Sibolga. Selanjutnya dilaksanakan berbagai perlombaan antar madrasah se-Kota Sibolga yang digelar di tiga lokasi, yakni Masjid Agung, Aula Perguruan Islamic, dan Gedung Baznas Kota Sibolga, yang seluruhnya berlangsung dengan baik dan lancar. (Jas)
Baca Juga: Wali Kota Sibolga Diundang BPK Hadir Sore Ini di Kantor BPK Sumut .