Dikatakan politisi Partai Gerindra itu, pada peninjauan tersebut
Bobby Nasution meminta semua pihak, mulai dari Pemko Medan hingga Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut dan pihak-pihak terkait untuk segera bekerjasama menuntaskan masalah
banjir di Jalan Letda Sudjono.
"Jadi kemarin sudah langsung ditegaskan Pak Gubernur kalau masalah ini harus segera ditangani oleh Pemko Medan dan pihak terkait dengan dukungan dari Pemprov Sumut," ujarnya.
Baca Juga: Komisi II DPRD Medan : Gatiskan Ongkos Pelajar Dijelaskan Zulkarnaen, hingga saat ini Pemko Medan belum juga melakukan pembebasan lahan pembangunan kolam retensi yang akan digunakan untuk menampung debit air yang akan dialirkan dari kawasan depan Pintu Tol Bandar Selamat.
"Berbagai alasan disampaikan oleh Pemko Medan sehingga pembebasan lahan tersebut belum juga dilakukan sampai saat ini, padahal anggarannya sudah kita siapkan di R-APBD tahun ini. Perlu diketahui, saya sudah mendorong Pemko Medan untuk menuntaskan masalah ini sejak awal tahun (2025) lalu, tetapi memang progresnya berjalan dengan sangat lambat," katanya.
Berkat Dorongan Gubernur Sumatera Utara, sambung Zulkarnaen, Pemko Medan memastikan akan segera melakukan pembebasan lahan kolam retensi yang dimaksud pada tahun ini juga. Selanjutnya, pembangunan kolam retensi tersebut akan langsung dibangun di awal tahun 2027.
Baca Juga: 29 Orang Anggota DPRD Palas Tidak Masuk Kantor, Puluhan Massa Aksi Kuasai Ruangan Sidang