MATATELINGA, Medan ::Aktivis Dewan Pimpinan Pusat Anti Judi Anti Narkoba (DPP AJUDAN), Robin Silalahi, mengajak seluruh elemen masyarakat di Indonesia untuk bersatu dan mengambil sikap tegas menolak segala bentuk aktivitas perjudian serta peredaran narkotika yang dinilai dapat merusak masa depan generasi bangsa.
Ajakan tersebut ditujukan kepada masyarakat dari Sabang sampai Merauke, termasuk para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, serta seluruh elemen organisasi kemasyarakatan agar bersama-sama mengambil peran dalam mencegah dan memerangi praktik per
judian maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.
Robin Silalahi menegaskan, persoalan perjudian dan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, ujarnya Senin (2/11/2026).
Baca Juga: Dari FGD dan Pawai Budaya Hari Ulang Tahun ke-28 Himpak: Sulang Silima sebagai Nilai Luhur Adat dan Budaya Suku Pakpak Menurutnya, dukungan dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari pengaruh aktivitas ilegal tersebut.
"DPP AJUDAN mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat untuk bersama-sama menyatakan penolakan terhadap aktivitas perjudian dan peredaran narkoba di daerah masing-masing. Kita tidak boleh tinggal diam melihat persoalan ini terus menjadi ancaman bagi kehidupan masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: Dari FGD dan Pawai Budaya Hari Ulang Tahun ke-28 Himpak: Sulang Silima sebagai Nilai Luhur Adat dan Budaya Suku Pakpak Ia menilai, keberadaan per
judian dan peredaran narkoba dapat membawa dampak luas terhadap kehidupan sosial. Tidak hanya berpotensi menimbulkan persoalan ekonomi dan keretakan rumah tangga, kedua persoalan tersebut juga dapat mengancam masa depan anak-anak dan generasi muda.
Menurut Robin, anak-anak dan kalangan remaja merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perhatian serius. Lingkungan sosial yang tidak sehat serta mudahnya akses terhadap praktik perjudian dan narkoba dapat meningkatkan risiko mereka terjerumus dalam perilaku yang merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat.
Karena itu, ia mengajak para orang tua, tokoh pendidikan, dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan serta memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai bahaya per
judian dan narkoba.
Lebih lanjut, Robin mengajak masyarakat untuk bergabung dan berpartisipasi bersama AJUDAN dalam membangun gerakan sosial yang konsisten menyuarakan penolakan terhadap per
judian dan peredaran narkoba.
Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang peduli dan berani menyuarakan penolakan, semakin kuat pula upaya bersama dalam menjaga lingkungan dari berbagai aktivitas yang berpotensi merusak kehidupan sosial.
Baca Juga: Dari FGD dan Pawai Budaya Hari Ulang Tahun ke-28 Himpak: Sulang Silima sebagai Nilai Luhur Adat dan Budaya Suku Pakpak "Kapan lagi kita bersatu dan bergerak bersama kalau bukan sekarang? Jangan menunggu sampai anak-anak dan generasi penerus kita menjadi korban. Kita harus mulai dari lingkungan masing-masing dengan membangun kepedulian, memberikan edukasi, serta mendukung upaya pemberantasan
judi dan narkoba," tegasnya.Robin Silalahi juga menyatakan kesiapannya untuk berada di garda terdepan bersama masyarakat dalam menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk per
judian dan peredaran narkoba di Indonesia.
Ia berharap gerakan tersebut tidak sekadar menjadi seruan atau slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti edukasi masyarakat, penguatan pengawasan lingkungan, pendampingan terhadap korban penyalahgunaan narkoba, serta penyampaian informasi kepada aparat berwenang apabila ditemukan dugaan tindak pidana.Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Setiap dugaan aktivitas perjudian maupun peredaran narkoba hendaknya dilaporkan melalui jalur hukum kepada aparat penegak hukum agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan perundang-undangan.
"Jangan biarkan anak-anak kita kehilangan masa depan akibat per
judian dan narkoba. Mari kita bergerak bersama, saling mengingatkan, saling menjaga, dan memperkuat persatuan demi melindungi keluarga serta generasi penerus bangsa," ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Robin kembali menyerukan pentingnya persatuan seluruh elemen bangsa untuk menjaga Indonesia dari ancaman perjudian dan narkoba. Ia berharap semangat perlawanan terhadap kedua persoalan tersebut dapat tumbuh mulai dari tingkat keluarga, lingkungan tempat tinggal, hingga seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)."Perjuangan melawan judi dan narkoba membutuhkan kebersamaan. Jangan pernah lelah menjaga generasi bangsa. Bersatu untuk Indonesia yang bersih dari perjudian dan narkoba. NKRI Harga Mati!" pungkas Robin Silalahi.
Baca Juga: AJUDAN Silaturahmi ke Kodim 0201 Medan, Perkuat Sinergi Berantas Judi dan Narkoba